Pages

Rabu

Fatwa Mazhar Syahin (Menalak Istri Ikhwan) Berlebihan

Dar-al Ifta Mesir menolak atas Fatwa Mazhar Syahin Imam Masjid Umar Makram yang mengatakan bahwa Boleh menalak Istri yang berafiliasi politik Ikhwan al-Muslimin Syahin beralasan bahwa Istri yang Ikhwan sama dengan membiarkan Bom Waktu yang berada di atas kasur,Namun Fatwa tersebut di tanggapi oleh Dewan Fatwa bahwa ini hanyalah memperluas perdebatan dan Perpecahan dikalangan Masyarakat Mesir.


Dalam Hal ini Pengacara Hukum Dewan Fatwa Mesir sekaligus sebagai Bendahara Dewan Fatwa Mesir Dr.Majdi Asyur dalam keterangan resminya menanggapi Fatwa tersebut bahwa :''Pandangan yang datang dari seorang yang Bukan Ahli di bidang Fatwa hanya membuat kekacauan di Lingkungan Masyarakat dan memperluas Perselisihan bahkan mengumbar Kerusuhan diantara Anak Bangsa".

Adapun Fatwa yang mengatakan Boleh Menalak Istri jika ia mengikuti Salah satu Jama'ah ataupun Partai tertentu Bukanlah Sesuai dengan Syari'at Itu adalah Pandangan Pribadi,Bukanlah Fatwa yang sesuai dengan Syari'at.Ini sama Halnya dengan berlebihan dengan banyaknya perbedaan Partai bukan sebagai Penyebab jatuhnya Thalaq sesuai yang ada di dalam Referensi Buku-buku Syari'ah,Apatalagi tentang bab Thalaq Syariah sangat mewanti-wanti dan tidak mewajibkan Hal tersebut sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW : Perkara halal yang paling dimurkai Allah adalah talak.

Dr.Majdy Asyur juga menjelaskan Bahwa Fatwa yang berhubungan dengan Agama diterima dan diyakini hanya Fatwa yang datangnya dari Ahli di bidangnya Sesuai dengan apa yang dipilih dari Negara seperti Halnya Perkumpulan Pembesar Ulama dan Dar al Ifta Mesir misalnya,Memang Tugas dan bidang mereka setelah membahas dan meneliti dan mempelajari lebih dalam tentang sesuatu permasalah tertentu sebelum mengeluarkan Fatwa tersebut.

Fatwa tentang Talaq ada bab Khusus apalagi hal tersebut adalah permasalahan yang Urgent dan Genting di dalam komponen keluarga kaum Muslimin,karena ia membahas tentang berlanjutnya Hubungan yang suci antara seorang suami dan Istri.Karena itu syari'at Islam sangat memperhatikan bab tersebut dan untuk melestarikan keluarga yang Harmonis,Firman Allah SWT : 

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Rasulullah Muhammad SAW Bahkan Menyeru untuk Bersabar dalam menghadapi prilaku seorang istri,dalam Hadistnya Rasulullah juga bersabda :

“Seorang mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah (istrinya), jika ia tidak menyukai darinya salah satu perilakunya, maka dia menyukai darinya perilakunya yang lain” (HR. Muslim) 

Dr.Majdy Asyur juga menjelaskan bahwa : adanya Hukum tentang Pernikahan dan Thalaq bukan berarti Syari'at mengajak pada perpisahan dan percerain melainkan untuk menjaga dan memelihara tatanan sosial masyarakat,Akan tetapi semisalnya seorang suami atau Istri mendapati pasangannya ikut serta dalam Gerakan Terorisme itu butuh pada pembelajaran dan penelitian yang lebih dalam.

Sekali lagi Dr.Majdy Asyur menguatkan Bahwa Fatwa semisal di atas tidak perlu di terima karena ia hanya mengumbar pada pertikaian dan perpecahan di tengah ummat.Karena Fatwa itu keluar Harus resmi datangnya dari Perkumpulan Para Ahli Ulama yang bergelut di bidangnya dan setelah penelitian dan pembelajaran yang sangat mendalam.

Berita ini di terjemah oleh: Rido Fauzi


Senin

Toleransi Islam Terhadap Koptik Mesir

                                         (photo:gunung thursina)

KISAH PUTRA (WALI) GUBERNUR MESIR


Ketika berlangsung perlombaan antara putra wali Mesir,Amr bin al-Ash dengan sejumlah pemuda Koptik dan setelah satu atau dua putaran perlombaan itu dimenangkan oleh salah satu pemuda Koptik dari kalangan rakyat biasa.Lantas Kemudian putra wali Mesir itu merasa dikalahkan,dan seolah-olah martabatnya telah diremehkan mungkinkah putra seorang penguasa Mesir dikalahkan oleh orang Koptik ? Lalu ia memegang kepala orang Koptik itu dan memukulnya dengan cambuk, dan berkata kepadanya: “Apakah kamu yang mengalahkan saya, padahal saya putra dari orang-orang terhormat?”.Namun ternyata orangtua dari anak Koptik itu marah dan tidak merima perlakuan putra mahkota itu.Lalu ia berangkat bersama anaknya dari Mesir menuju Madinah,untuk mengadukan apa yang dialami oleh anaknya kepada Amirul Mukminin Umar bin Khaththab.

Sebab kejadian itu telah melenceng dari keadilan yang telah diberikan oleh Islam kepada mereka.Dan ia pun meminta keadilan terhadap anaknya tersebut. Ketika Umar bin Khaththab mendengarkan pengaduan orang itu,Umar sangat tersentuh hatinya, dan sangat marah.Dan, ia spontan langsung menulis surat kepada wali Mesir, Amr bin al-Ash berupa pesan singkat, yang isinya: “Jika suratku telah sampai padamu, maka datanglah padaku dan bawa putramu”.

Amr bin al-Ash dan putranya datang memenuhi perintah Amirul Mukminin,Kemudian Umar bin Khaththab menggelar pengadilan, bukan pengadilan pengawalan dan bukan pula pengadilan keamanan, melainkan pengadilan Islam untuk kedua belah pihak, yang dipimpinnya sendiri. Umar.Ra.mengumpulkan para sahabat untuk menyaksikan hasil keputusan.Ketika Khalifah kedua Umar ibn Khattab telah mendapatkan bukti-bukti otentik terkait cambukan yang dilakukan putra wali Mesir terhadap seorang anak Koptik,Umar r.a berkata dan mengambil tongkatnya sembari memberikannya kepada anak Koptik itu: “Pukullah putra dari orang-orang yang terhormat ini. Sejak kapan kalian memperbudak manusia. Sementara ibu-ibu kalian telah melahirkan kalian dalam keadaan merdeka ”.

WASIAT NABI TERHADAP PENDUDUK MESIR

Wasiat Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam Untu Penduduk Mesir berikut Sabda Rasulullah SAW dalam Sahih Muslim yang Artinya:

Sesungguhnya kamu sekalian (kaum Muslimin) pasti akan dapat menaklukkan negeri Mesir, yaitu suatu wilayah yg terkadang dinamakan Al Qirath. Apabila kalian telah dapat menguasai negeri Mesir, maka berbuat baiklah kepada para penduduknya! Karena, bagaimanapun, mereka memiliki hak untuk dilindungi, sebagaimana kaum kafir dzimmi ataupun karena hubungan tali saudara (atau sebagai dzimmi & hubungan keluarga dari jalur pernikahan). Apabila kalian melihat dua orang yg sedang bertikai di Mesir di lokasi berbatu bata, maka keluarlah dari tempat itu! ' Abu Dzar berkata; 'Ternyata saya melihat Abdurrahman bin Syurahbil bin Hasanah & saudaranya yg laki-laki, yaitu Rabi'ah sedang bertengkar di tempat batu bata, maka saya pun keluar & tempat itu.' [HR. Muslim No.4614].

Sumber :(Hadist/Sirah Khalifah Umar ibn Khattab)-

Bahnasa: Tanah Barakah

Maqam 5.000 Syuhada,Shabat RASULULLAH SAW yang terletak persis di Provinsi Bahnasa Mesir,sampai saat ini tempat ini masih saja ramai dikunjungi para penziarah dari berbagai macam Negara termasuk Warga Mesir sendiri terlihat begitu antusias Terhadap Tempat yang mulia dan penuh barakah ini.Kalau saja di Makam Baqi' (madinah) ada seiktar 10.000 Sahabat Rosulullah saw,Maka kalau di Bahnasa (Mesir) Para Ulama banyak mengkalkulasikan ada berkisar 5.000 Maqam Sahabat Rosulullah SAW,

Bahnasa adalah Baqi'nya Mesir,..Assalamu 'alaikum ya ahlal qubuuri wa inna Insya Allahu laahiquun...Tanah yang berkah ini Allah SWT telah menyebut Mesir dalam al-Qur'an Berkali kali ,baik penyebutan secara tersurat maupun tersirat, secara langsung dengan kalimat yang jelas ataupun tidak langsung Penyebutan kata Mesir secara langsung"Pergilah kamu ke suatu kota (mesir), pasti kamu memperoleh apa yang kamuminta".ayat lain :- al-Baqarah: 61- az-Zukhruf: 51- Yunus: 87- Yunus: 93- al-Mu'minun: 50 dan pada surah yusuf.

Para nabi yang pernah singgah dan menginjakkan kaki di Mesir antara lain,Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub beserta keluarga, Nabi Yusuf, Nabi Musa lahir di Mesir,Nabi Harun, Nabi Daniel, Nabi Shaleh, dan Nabi Isa a.sSahabat yang pernah singgah di MesirZubair bin Awwam, Miqdad bin Aswad, Ubadah bin Shamit, Abu Darda,Fudhalah bin Ubaid, Amr bin Ash, Amr bin Alqamah, Nafi' bin Malik, Sa'd bin Abi Waqqash, Kharijah bin Hudzafah, Ammar bin Yasir, Khalid bin Walid, Uqbah bin Amir, dan lain-lain

by : Rido Fauzi

Selasa

Politik Qurays Dan Tawaran Pertukaran Aqidah

Politik Kaum Qurays kala itu dan tawaran pertukaran Aqidah nya Kepada nabi Muhammad SAW Agar Segera meninggal kan Agama dan keyakinan-Nya :

----------------------------------------------------------------------------------------------------------
- Hey Muhammad pabila kamu mau menyembah Tuhan Kami Sehari,Kami akan menyembah Tuhan-Mu Sehari pula .

- Hey Muhammad pabila kamu mau menyembah Tuhan Kami Setahun,Kami akan menyembah Tuhan-Mu Setahun pula...

- Hey Muhammad kalau Kamu dan Ajaran-Mu Memang Benar,Maka Hidupkan lah yang sudah mati diantara kami yaitu Qusyoy bin kilab agar kami menanyakan kepada nya apakah kamu benar atau dusta.??..

- Hey Muhammad pabila Kamu mau perempuan Perawan paling cantik,Kami akan berikan padamu saat ini juga...

- Hey Muhammad apabila kamu mau kerajaan kmi akan berikan padamu...

- Hey Muhmmad pabila kamu mau lebih kekayan kami akan berikan kamu kekayaan melebihi semua orang...

- Hey Muhammad pabila kemu Ter-Kena Penyakit , kami akan datangkan seluruh dokter Propesional yang ada di Dunia Agar kamu di sembuhkan dengan Ketangguhannya...

- Hey Muhammd pabila kamu menginginkan Emas , kami akan jadikan Gunung ini jadi Emas Hanya untuk mu..

Namun...

Apa JAWABAN NABI Sallallahu Alaihi Wasallam :
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dengan membacakan Ayat Ini  kepada 'Utbah ;حم تَنزِيلٌ مِّنَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ كِتَابٌ فُصِّلَتْ آيَاتُهُ

قُرْآناً عَرَبِيّاً لِّقَوْمٍ يَعْلَمُونَ بَشِيراً وَنَذِيراً فَأَعْرَضَ أَكْثَرُهُمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ

Haa Miim. Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui, yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan, tetapi kebanyakan mereka berpaling, tidak mau mendengarkan (Fushshilat)


- Ayat Selanjutnya...

وَقَالُوا قُلُوبُنَا فِي أَكِنَّةٍ مِّمَّا تَدْعُونَا إِلَيْهِ وَفِي آذَانِنَا وَقْرٌ وَمِن بَيْنِنَا وَبَيْنِكَ حِجَابٌ فَاعْمَلْ إِنَّنَا عَامِلُونَ. قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَاسْتَقِيمُوا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ وَوَيْلٌ لِّلْمُشْرِكِينَ

Dan mereka berkata: "Hati kami dalam tutupan yang berlapis-lapis (menghalang kami) daripada memahami apa yang engkau serukan kami kepadanya, dan pada telinga kami penyumbat (menjadikan kami tidak dapat mendengarnya), serta di antara kami denganmu ada sekatan (yang memisahkan fahaman kita); oleh itu, bekerjalah engkau (untuk ugamamu), sesungguhnya kami juga tetap bekerja (untuk mempertahankan kepercayaan kami)! "

Katakanlah (wahai Muhammad): "Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu; diwahyukan kepadaku bahawa Tuhan kamu hanyalah Tuhan yang Satu; maka hendaklah kamu tetap teguh di atas jalan yang betul lurus (yang membawa kepada mencapai keredaanNya), serta pohonlah kepadaNya mengampuni (dosa-dosa kamu yang telah lalu). Dan (ingatlah), kecelakaan besar bagi orang-orang yang mempersekutukanNya (dengan sesuatu yang lain),

Inti-Sari ceramah Prof. Dr.Shobir Kemaren sore..
11 Maret 2012

Minggu

Ketika Jatuh Cinta Pada Seseorang

 ketika kamu mencintai seseorang karena dia tampan,
ini bukan cinta melainkan nafsu
tatkala kamu mencintai seseorang karena dia pintar,
ini bukan cinta melainkan rasa kagum
di waktu kamu mencintai seseorang sekedar karena dia kaya,
ini bukan cinta melainkan kamu matrealistis
di saat kamu mencintai seseorang karena dia orang baik di matamu
ini bukan cinta akan tetapi ungkapan rasa terima kasih,

akan tetapi apabila kamu mencintai seseorang dan kamu sendiri tidak tau apa sebab kamu mencintainya,
ini yang di namakan cinta sejati

Dan Buat saudara M.Dzafir Yang telah mendahului kami dari indahnya gemerlap dunia ini  Selamat jalan Sahabat,engkau gugur bukan berarti kalah,engkau pergi bukan berarti engkau Mati,tapi kau tetap ada dan hidup hanya kami saja yang tidak tau itu.

Abu Darda’ Rahimahullah Berkata:“Barangsiapa yang menyangka bahwa berangkat menuntut ilmu bukan amalan jihad maka sungguh ia telah kurang pandangan dan akalnya.” (Miftahu daris sa’adah:1/122)

Semoga Allah SWT selalu memberikanmu kelapangan di alam sana sobat : "Allahummaghfirlahu warhamhu wa'fu anhu wa akrim nuzuulahu ".

Sahabat alm Muhammad Dzafir

Selasa

Mengemban Tugas Sebagai Makhluk Pilihan

#by : Rido Fauzi ,Sept 2011

Manusia,Alam,Bumi dan Binatang adalah ciptaan sang Khaliq yang tiada bisa di rekayasa oleh siapapun namanya dari eropa jepang sekalipun ia tidak bakal bisa menyamai Ciptaan-Nya.sekalipun juga mereka dalam keadaan berkumpul dan sepakat semua untuk menciptakan ruh misalnya tidak sekalipun mereka tidak sanggup untuk menyamai ciptaan Allah SWT.Peristiwa yang terjadi di alam semesta ini, sama ada dari sudut kejadiannya, dalam kadar ukuran tertentu, pada tempat dan waktu tertentu, itulah yang dinamakan takdir termasuk manusia.

Peristiwa-peristiwa itu berada dalam pengetahuan dan ketentuan Tuhan.Manusia mempunyai kemampuan terbatas sesuai dengan ukuran yang diberikan Allah kepadanya. Makhluk manusia sebagai contoh tidak dapat terbang. Ini adalah suatu takdir ukuran batas kemampuan yang dianugerahkan Allah kepadanya.

Manusia tidak mampu melampauinya kecuali jika dia menggunakan akalnya untuk mencipta sesuatu alat. Namun begitu, akalnya juga mempunyai ukuran/batas yang tidak mampu dilampaui. Manusia tetap berada di bawah hukum-hukum Allah sehingga segala yang kita lakukan pun tidak terlepas dari hukum-hukum yang mempunyai kadar dan ukuran tertentu.

Hanya kerana hukum itu cukup banyak dan kita diberi kemampuan memilih, tidak seperti matahari dan bulan sebagai contoh. Maka kita dapat memilih yang mana di antara takdir atau ukuran-ukuran yang ditetapkan oleh Allah itu sesuai dengan kita. Pilihan adalah hak kita.Sebagai contoh ketika di Syam (yang dimaksudkan dengan Syam iaitu Syria, Palestina dan sekitarnya) berlaku WABAH. Umar bin al-Khattab yang ketika itu mau berkunjung ke sana, lalu membatalkan rancangannya. Ketika itu tampil seseorang bertanya:

“Hai Umar Apakah kamu lari dari takdir Tuhan? Umar menjawab: "Saya lari dari takdir Tuhan ke takdir-Nya yang lain."Berjangkitnya penyakit adalah berdasarkan hukum-hukum yang ditetapkan-Nya

Bila seseorang tidak menghindari daripadanya, dia akan menerima akibatnya. Akibat yang menimpa itu jugadinamakan takdir. Bukankah Tuhan telah menganugerahkan kemampuan untuk memilih?Syurga dan neraka adalah akibat daripada pilihan manusia masing-masing.Bukankah Allah menegaskan dalam surah al-Balad ayat 10 yang bermaksud: “Kami telah memberikan petunjuk kepadanya (manusia) dua jalan (baik dan buruk).” Begitu juga dalam surah al-Kahfi ayat 29 yang bermaksud:“Katakanlah, kebenaran bersumber dari Tuhanmu, maka siapakah yang ingin (beriman), silakan beriman. Dan siapakah yang ingin (kufur), silakan kufur.”

Pilihan itulah yang dinilai Allah dan atas dasarnya, Allah menetapkan balasan dan ganjaran. Allah mengetahui segala sesuatu berlaku, sama ada sebelum, sedang dan akan berlaku. Tetapi pengetahuan ini tidak ada kaitan dengan pilihan manusia. Jika seorang pelajar yang diketahui malas dan tidak akan lulus ujian, apakah pengetahuan guru itu menyebabkan ia tidak lulus? Tentu saja tidak. Begitulah pengetahuan Allah yang meliputi segala sesuatu.

Tugas hidup manusia juga sebagai khalifah Allah di muka bumi. Hal ini dapat difahami dari firman Allah dalam Q.S. al-Baqarah: 30:

”Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”Dan tugas yang mendasar sebagai Manusia sebagai Makhluk pilihan diatas muka bumi adalah sebagai pengabdi pada sang Khalik Firman Allah SWT :

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”Inilah Perintah sebenarnya yang harus di realisasikan oleh manusia sebagai makhuk pilihan diatas bumi ini,sebagaimana Jasad manusia berasal dari alam materi saripati yang berasal dari tanah sehingga eksistensinya mesti tunduk kepada aturan-aturan atau hukum Allah yang berlaku di alam materi Sunna­tullah. Sedangkan roh-roh manusia, sejak berada di alam arwah, sudah mengambil kesaksian di hadapan Tuhannya, bahwa mereka mengakui Allah sebagai Tuhannya dan bersedia tunduk dan patuh kepadaNya (Q.S. al-A’raf: 172).

Karena itulah, kalau manusia mau konsisten terhadap eksistensi dirinya atau naturnya, maka salah satu tugas hidup yang harus dilaksana­kannya adalah ’abdullah (hamba Allah yang senantiasa tunduk dan patuh kepada aturan dan KehendakNya serta hanya mengabdi kepadaNya).

Bersambung Ke Part II ..,

Dahsyatnya Hikmah Tafakkur

#by : Rido Fauzi 2011

Pengunjung yang saya sayangi,kenapa kita harus (Tafakkur/Tadabbur) atas apa yang telah di ciptakan oleh allah di atas dunia ini ?mungkin timbul pertanyaan dalam benak kita masing masing ada apa sih di balik ini semua ini,?nah dalil dalil ayat Alqur'an di atas adalah jawaban nya . apakah kita tidak Memperhatikan bagaimana Allah subhanahu wataala menciptakan Tujuh petala langit tanpa tiang Tujuh petala bumi tanpa gantungan,dia yang menciptakan nyawa ,gunung gunung ditinggikan,gurun pasir yang sangat tandus bagai mana allah taala menjadikan semua itu ,Bermacam- hewan Hidup di Dararatan Dan Lautan ikan ,kerang,buaya,cumi-cumi dan berbagai macam bentuk yang ber beda beda satu sama lain.manusia hidup dengan akal pikiran,hwa dan nafsu .dibalik semua ini ada hikmah yang sangat besar bagi seluruh ummat manusia ,dijadikan agama islam agama yang sepurna ,agar kita semua mendapat hikmah dan pelajaran ,Masa seorang yang soleh sentiasa terisi dengan hal hal yang baik dan berguna untuk dunia nya maupun akhirat nya .

Sesungguhnya dalam penciptaan langit langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (QS. 3:190)
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (QS. 3:191)
Ya Rabb kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (QS. 3:192)

Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Rabbmu"; maka kamipun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. (QS. 3:193)Ya Rabb kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji". (QS. 3:194)

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya, pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (TQS.an-Nahl: 11) “Sesungguhnya, Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikian ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling?” (TQS. al-An’aam: 95) Perbuatannya diisi dengan amal soleh, pertuturannya diisi dengan hikmah, diamnya diisi dengan zikir dan fikir.

Tidak ada masa untuknya berkhayal berleha leha dan lalai . Ia memikirkan ciptaan-ciptaan Allah seraya tunduk kepada Penciptanya. Ia juga memikirkan persiapan diri untuk menghadapi hari kemudian yang akan pasti terjadi ,beramal dan memuhasabah ber istighfar atas kesalahan kesalahan yang telah ia perbuat ,baik di sengaja maupun terlupa ,karna allah maha pengampun lagi maha penyayang.dan jangan lupa gapai lah kesuksesan dengan penuh usaha (ikhtiar) dibarengi dengan do'a,jangan pernah berpikir untuk mengalah sebelum anda coba .Allah menciptakan kelebihan dan potensi manusia itu sangat dahsyat. Sayangnya masih sedikit orang yang benar-benar memanfaatkan potensi yang dimilikinya. Jika Anda merasa selalu banyak kesulitan, bisa jadi, potensi Anda masih belum digali dan dioptimalkan. Maka, jangan menyerah dulu, Anda harus mengembangkan potensi diri agar Anda bisa memanfaatkan potensi Anda untuk menghadapi tantangan dan beratnya hidup.

Kalau pun Kita melihat masalah begitu berat, bisa dipastikan tidak akan melebihi kemampuan .

Artinya, dengan potensi yang Kita miliki saat ini, bisa menghadapi masalah tersebut dengan baik.

Tubuh, pikiran, dan hati akan sanggup menghadapi masalah dan tantangan sebesar apa pun. Jadi, jangan menyerah. Kembangkan potensi .mulailah semua aktivitas anda dengan membaca bismillah berazam dan bermimpilalah karena kenyataan hari ini adalah impian hari kemaren,
Jika menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan.
If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done.

Tidak ada yang dapat melarang seseorang yang memiliki tingkah laku yang baik untuk mencapai impiannya, tidak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat membantu orang yang memiliki sikap yang salah.
Nothing can stop the man with the right mental attitude from achieving his goal; nothing on earth can help the man with the wrong mental attitude.

Wallahu 'Alam

Minggu

حقيقة التقوى, إعداد الطالب : رضا فوزي





         حقيقة التقوى         

  • الفهرس
  • مقدمة............... ................................................... 1
  • تعريف التقوى   ......................................................1
  • أهمية التقوى وميزاتها      .................... .................... 3
  • ثمرات التقوى .. .. . ................................................4
  • الخاتمة..................................................................8




إعداد الطالب :
رضا فوزي


_________________________________________________
                                                    1  

    بسم الله الرحمن الرحيممقدمة



المبحث الأول

تعريف التقوى

التَّقْوَى : الخشيةُ والخوف .وتَقَوى اللهِ : خشيتُه وامتثالُ أوامره واجتنابُ نواهيه .
 
تَقْوَى : 
• تَقْوى الله خشيته والخوف منه بامتثال أوامره واجتناب نواهيه " لاَ فَضْلَ لِعَرَبِيٍّ عَلَى عَجَمِيٍّ وَلاَ لِعَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبِيٍّ وَلاَ لأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ وَلاَ أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ إلاَّ بِالتَّقْوَى [ حديث ]، - { وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى } ".
المعجم: اللغة العربية المعاصر

قال علي بن أبي طالب رضي الله عنه : (( التقوى هي الخوف من الجليل ، والعمل بالتنزيل ، والقناعة بالقليل ، والإستعداد ليوم الرحيل )). 
قال ابن مسعود رضي الله عنه في قوله تعالى : (( اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ )) (آل عمران :102) 
قال : أن يطاع فلا يعصي ويذكر فلا ينسى وأن يشكر فلا يكفر.
وشكره يدخل فيه جميع فعل الطاعات ومعنى ذكره فلا ينسي ذكر العبد بقلبه لأوامر الله في حركاته وسكناته وكلماته فيمتثلها ولنواهيه في ذلك كله فيجتنبها .
وقال طلق بن حبيب رحمه الله : التقوى أن تعمل بطاعة الله على نور من الله ترجو ثواب الله وأن تترك معصية الله على نور من الله تخاف عقاب الله.وعن أبي الدرداء رضي الله عنه قال : تمام التقوى أن يتقي الله العبد حتى يتقيه من مثقال ذرة وحتى يترك بعض ما يرى أنه حلال خشية أن يكون حراما يكون حجابا بينه وبين الحرام فإن الله قد بين للعباد الذي يصيرهم إليه فقال : (فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ(7)وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ) فلا! تحقرن شيئا من الخير أن تفعله ولا شيئا من الشر أن تتقيه .وقال الثوري رحمه الله: إنما سموا متقين لأنهم اتقوا ما لا يتقي .وقال ابن عباس رضي الله عنه : المتقون الذين يحذرون من الله عقوبته في ترك ما يعرفون من الهدي ويرجون رحمته في التصديق بما جاء به .وقال الحسن رحمه الله: المتقون اتقوا ما حرم الله عليهم وأدوا ما اقترض الله عليهم .وقال عمر بن عبدالعزيز رحمه الله : ليس تقوى الله بصيام النهار ولا بقيام الليل والتخليط فيما بين ذلك ولكن تقوى الله ترك ما حرم الله وأداء ما افترض الله فمن رزق بعد ذلك خيرا فهو خير إلى خير.وقال موسى بن أعين رحمه الله : المتقون تنزهوا عن أشياء من الحلال مخافة أن يقعوا في الحرام فسماهم الله متقين .وقال ميمون بن مهران رحمه الله : المتقي أشد محاسبة لنفسه من الشريك الشحيح لشريكه .


                                                                2



وقد يغلب استعمال التقوى على اجتناب المحرمات
 كما قال أبو هريرة رضي الله عنه وسئل عن التقوى فقال : هل أخذت طريقا ذا شوك ؟قال : نعم ، قال : فكيف صنعت؟ قال : إذا رأيت الشوك عزلت عنه أو جاوزته أو قصرت عنه ، قال : ذاك التقوى .وأخذ أحدهم هذا المعنى فقال :خل الذنوب صغيرها وكبيرها فهو التقي
واصنع كماش فوق أر ض الشوك يحذر ما يرى
لا تحقرن صغيرة إن الجبال من الحصى

وأصل التقوى أن يعلم العبد ما يتق ثم يتقي .
 قال عون بن عبدالله رحمه الله : تمام التقوى أن تبتغي علم ما لم تعلم منها إلى ما علمت منها .وذكر معروف الكرخي عن بكر بن خنيس رحمهما الله قال : كيف يكون متقيا من لا يدري ما يتقي .ثم قال معروف الكرخي:إذا كنت لا تحسن تتقي أكلت الربا وإذا كنت لا تحسن تتقي لقيتك امرأة ولم تغض بصرك وإذا كنت لا تحسن تتقي وضعت سيفك على عاتقك.قال بن رجب رحمه الله : وأصل التقوى أن يجعل العبد بينه وبين ما يخافه ويحذره وقاية تقيه منه فتقوى العبد لربه أن يجعل بينه وبين ما يخشاه من ربه من غضبه وسخطه وعقابه وقاية تقيه من ذلك وهو فعل طاعته واجتناب معاصيه .


                                                                     3

                                                  
المبحث الثانى
                        أهمية التقوى وميزاتها 

1ـ أن كلمة الإخلاص ( لا إله إلا الله ) تسمى كلمة التقوى :(إِذْ جَعَلَ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَى رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَى وَكَانُوا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيماً) (الفتح:26) 
2ـ أمر الله بها عباده عامة وأمر بها المؤمنين خاصة :(يُنَزِّلُ الْمَلائِكَةَ بِالرُّوحِ مِنْ أَمْرِهِ عَلَى مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ أَنْ أَنْذِرُوا أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاتَّقُونِ) (النحل:2) 
(وَإِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ) (المؤمنون:52)
 
(لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ذَلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ) (الزمر:16)
 
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ) (آل عمران:102)
 
(يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً) (النساء:1)
 
(وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ ) (النساء: من الآية131)
 
3ـ وصية الأنبياء لقومهم :(إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلا تَتَّقُونَ) (الشعراء:106) 
(إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلا تَتَّقُونَ) (الشعراء:124)
 
(إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَالِحٌ أَلا تَتَّقُونَ) (الشعراء:142)
 
(إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلا تَتَّقُونَ) (الشعراء:161)
 
(إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلا تَتَّقُونَ) (الشعراء:177)
 
(وَإِبْرَاهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاتَّقُوهُ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ) (العنكبوت:16)
4ـ طلب الله من الخلق عبادته لتحقيقها :(يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (البقرة:21) 
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (البقرة:183)
 
(وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيماً فَاتَّبِعُوهُ وَلا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ) (الأنعام:153)
5ـ مكانها القلب أهم عضو في جسم الإنسان والذي به الصلاح والفساد:عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ r: (( لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنْ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ )) . رواه البخاري .
                          

                                                         4

                                              المبحث الثالث
  
                              ثمرات التقوى

 1ـ محبة الله تعالى : 
( إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئاً وَلَمْ يُظَاهِرُوا عَلَيْكُمْ أَحَداً فَأَتِمُّوا إِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ إِلَى مُدَّتِهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ) (التوبة:4) 
(كَيْفَ يَكُونُ لِلْمُشْرِكِينَ عَهْدٌ عِنْدَ اللَّهِ وَعِنْدَ رَسُولِهِ إِلَّا الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ فَمَا اسْتَقَامُوا لَكُمْ فَاسْتَقِيمُوا لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ) (التوبة:7)
(بَلَى مَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ وَاتَّقَى فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِينَ) (آل عمران:76)
 
2ـ رحمة الله تعالى في الدنيا والآخرة :( وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ قَالَ عَذَابِي أُصِيبُ بِهِ مَنْ أَشَاءُ وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالَّذِينَ هُمْ بِآياتِنَا يُؤْمِنُونَ) (لأعراف:156) 
( وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ فَاتَّبِعُوهُ وَاتَّقُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ)(الأنعام:155)
 
3ـ سبب لعون الله ونصره وتأييده :(إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ) (النحل:128) 
(إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْراً فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِن أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ) (التوبة:36)
4ـ حصن الخائف وأمانه من كل ما يخاف ويحذر ، من سوء ومكروه في الدنيا والآخرة :(يَا بَنِي آدَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي فَمَنِ اتَّقَى وَأَصْلَحَ فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ) (لأعراف:35) 
(وَيُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ) (الزمر:61)
 
5ـ تبعث في القلب النور وتقوي بصيرته فيميز بين ما ينفعه وما يضره :(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَاناً وَيُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ) (لأنفال:29) 
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُوراً تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ) (الحديد:28)
 
6ـ تعطي العبد قوة لغلبة الشيطان :( إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ) (لأعراف:201) 
7ـ وسيلة لنيل الأجر العظيم :( ذَلِكَ أَمْرُ اللَّهِ أَنْزَلَهُ إِلَيْكُمْ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْراً) (الطلاق:5) 
( وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ)(آل عمران: من الآية179)
8ـ توسيع الرزق وفتح مزيد من الخيرات :(وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ) (لأعراف:96)
(وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً(2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ ) (الطلاق: من الآية3)
 
9ـ تفريج الكرب وتيسير الأمور :(وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً)(الطلاق: من الآية2)
(وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً)(الطلاق: من الآية4)
(فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى(5)وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى(6)فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى) (الليل:7)
10ـ النصر على الأعداء ورد كيدهم والنجاة منن شرهم :(إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ) (آل عمران:120) 
(بَلَى إِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوكُمْ مِنْ فَوْرِهِمْ هَذَا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ آلافٍ مِنَ الْمَلائِكَةُ مُسَوِّمِينَ) (آل عمران:125)
(وَنَجَّيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ) (فصلت:18)
 
11ـ أن العاقبة للمتقين في الدنيا والآخرة :(قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ اسْتَعِينُوا بِاللَّهِ وَاصْبِرُوا إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ) (لأعراف:128) 
(تِلْكَ مِنْ أَنْبَاءِ الْغَيْبِ نُوحِيهَا إِلَيْكَ مَا كُنْتَ تَعْلَمُهَا أَنْتَ وَلا قَوْمُكَ مِنْ قَبْلِ هَذَا فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ) (هود:49)
 
(تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لا يُرِيدُونَ عُلُوّاً فِي الْأَرْضِ وَلا فَسَاداً وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ) (القصص:83)
(مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ أُكُلُهَا دَائِمٌ وَظِلُّهَا تِلْكَ عُقْبَى الَّذِينَ اتَّقَوْا وَعُقْبَى الْكَافِرِينَ النَّارُ) (الرعد:35)
 
(زُيِّنَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَيَسْخَرُونَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ اتَّقَوْا فَوْقَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَاللَّهُ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ



                                                     5




بِغَيْرِ حِسَابٍ) (البقرة:212)
 
12ـ المتقون ينتفعون بالموعظة ويؤثر فيهم الذكر وبتفكرون في الآيات ويهتدون بذلك :( وَمُصَدِّقاً لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدىً وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ) (المائدة:46)
(فَجَعَلْنَاهَا نَكَالاً لِمَا بَيْنَ يَدَيْهَا وَمَا خَلْفَهَا وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ) (البقرة:66)
 
(هَذَا بَيَانٌ لِلنَّاسِ وَهُدىً وَمَوْعِظَةٌ لِلْمُتَّقِينَ) (آل عمران:138)
(وَلَقَدْ أَنْزَلْنَا إِلَيْكُمْ آيَاتٍ مُبَيِّنَاتٍ وَمَثَلاً مِنَ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ وَمَوْعِظَةً لِلْمُتَّقِينَ) (النور:34)
 
(ذَلِكَ الْكِتَابُ لا رَيْبَ فِيهِ هُدىً لِلْمُتَّقِينَ) (البقرة:2)
 
(وَلَقَدْ آتَيْنَا مُوسَى وَهَارُونَ الْفُرْقَانَ وَضِيَاءً وَذِكْراً لِلْمُتَّقِينَ) (الانبياء:48)
 
(وَإِنَّهُ لَتَذْكِرَةٌ لِلْمُتَّقِينَ)(الحاقة:48)
13ـ أنها صفة لأولياء الله وطريق لولاية الله :(وَمَا لَهُمْ أَلَّا يُعَذِّبَهُمُ اللَّهُ وَهُمْ يَصُدُّونَ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَمَا كَانُوا أَوْلِيَاءَهُ إِنْ أَوْلِيَاؤُهُ إِلَّا الْمُتَّقُونَ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لا يَعْلَمُونَ) (لأنفال:34) 
(إِنَّهُمْ لَنْ يُغْنُوا عَنْكَ مِنَ اللَّهِ شَيْئاً وَإِنَّ الظَّالِمِينَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِينَ) (الجاثـية:19)
 
(أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ (62)الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ(63) لَهُمُ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ لا تَبْدِيلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ) (يونس:64)
14ـ أنها الميزان الذي يقرب العبد من ربه ويدنيه :(يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ) (الحجرات:13) 
15ـ أنها أفضل ما يتزود به العبد في طريقه إلى الله :(الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلا رَفَثَ وَلا فُسُوقَ وَلا جِدَالَ فِي الْحَجِّ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ) (البقرة:197)
عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ 
r،فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُرِيدُ سَفَرًا فَزَوِّدْنِي ، قَالَ : (( زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى ،قَالَ :زِدْنِي ، قَالَ : وَغَفَرَ ذَنْبَكَ ، قَالَ : زِ! دْنِي بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي ، قَالَ : وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ)) رواه الترمذي . وحسنه الألباني .16ـ من أسباب قبول العمل: 
(وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَاناً فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ) (المائدة:27) 
(لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ )(الحج: من الآية37)
 
17ـ أن القرآن بشرى للمتقين :(فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لِتُبَشِّرَ بِهِ الْمُتَّقِينَ وَتُنْذِرَ بِهِ قَوْماً لُدّاً) (مريم:97) 
18ـ كل علاقات الأخلاء تنتهي يوم القيامة إلا علاقات المتقين :( الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ) (الزخرف:67) 
19ـ المتقون هم الفائزون :(وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ) (النور:52) 
20ـ المتقون تنالهم رحمة الله :(وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالَّذِينَ هُمْ بِآياتِنَا يُؤْمِنُونَ)(لأعراف: من الآية156)21ـ أنها صفة للأنبياء ومن صدقهم :(وَالَّذِي جَاءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهِ أُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ) (الزمر:33) 





                                                       6



22ـ سبب لنجاة العبد يوم القيامة :
(ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيّاً) (مريم:72) 
(وَيُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ) (الزمر:61)
 
23ـ سبب لمغفرة الذنوب :(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُوراً تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ) (الحديد:28) 
(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً(70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً) (الأحزاب:71)
 
24ـ الكرم إنما يكون بالتقوى :عَنْ سَمُرَةَ عَنْ النَّبِيِّ rقَالَ : ((الْحَسَبُ الْمَالُ وَالْكَرَمُ التَّقْوَى )) . رواه الترمذي وصححه الألباني .25ـ المتقين يسهل لهم الله العلم :( وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ)(البقرة: من الآية282) 
26ـ التقوى ثوابها الجنة :(وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ) (آل عمران:133) 
(وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِينَ(30) )جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ لَهُمْ فِيهَا مَا يَشَاءُونَ كَذَلِكَ يَجْزِي اللَّهُ الْمُتَّقِينَ) (النحل:31)
 
(وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ)(الشعراء:90)
(إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ) (القلم:34)
 
(وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ غَيْرَ بَعِيدٍ) (قّ:31)
 
(مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفّىً وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيماً فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ) (محمد:15)
(وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَراً حَتَّى إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ) (الزمر:73) .




                                                             7

                                                          الخاتمة

والحمد لله رب العالمين ,والصلاة والسلام على أشرف الخلق محمد صلى الله عليه وسلم وعلى أصحابه أجمعين .

القاهرة 24رمضان ,1434 ه
رضا فوزي,
 المراجع :
1ـ
 جامع العلوم والحكم / للحافظ بن رجب الحنبلي .2ـ إرشاد العباد /للشيخ عبدالعزيز السلمان .3 ـ الرائد / للشيخ مازن الفريح





        حقيقة التقوى         

الفهرس

مقدمة............... ..................................................1

تعريف التقوى   .....................................................1
أهمية التقوى وميزاتها      .................... ....................3
ثمرات التقوى .. .. . ...............................................4

الخاتمة................................................................8



إعداد الطالب :
رضا فوزي